Minggu, 06 November 2011

edisi sepesial,dirasuki binatang


Aku adalah binatang jalang kata chairil anwar, siratannya mungkin pa Anwar ini ingin menyampaikan sesuatu tentang jalang : “Sejalang apakah kita?,apakah kita memang jalang?,atau mungkin kita binatang-binatang yg terjalangi oleh orang-orang jalang?,dalam hal ini masalah jalang dan tidak jalangnya tergantung sejauh mana kita melakukan kejalangan,hidup yg terjalangi membuat kita semakin menjadi binatang,dan kini sebinatang apakah kita hingga pantas disebut jalang?,dilevel manakah kita atau negeri ini dalam dunia “perjalangan”?”,



dunia dewasa ini,
indonesia sekarang ini,negeri sekarat ini menganggap kejalangan adalah suatu retorika-retorika santun yg dapat membungkus kejalangan sebuah amal kebencian.makanya banyak dari kita yg hidupnya terjalangi seperti binatang.dan darinya rakyat masyarakat terombak akhlak, mematikan fungsi otak sebagai acuan menghadapi hati yg berkerak.



Selalu ada keretakan disetiap gading,tidak ada yg tidak baik,ada kebaikan yg membaikan,selalu. karena beberapa agenda aliran hitam ini jugalah yg membuat sadar beberapa mahluk melek intelek yg terhidayahi,orang-orang yg lebih baik mati berkalang tanah dari pada hidup diketiak penjajah dengan nama kerakusan,yup!dari pada hidup bercermin bangkai, Karena hidup tak bisa dilawan,kepercayaan harus diperjuangkan, ( kata iklan kompas )

,dan karena kami percaya, dgn iman maka akan ada tangan Tuhan.



Baiklah!! Jika mawar harus merah atau putih agar bisa disebut mawar, dan jika topiknya adalah memang mawar maka aku ingin sebut negeri ini mawar-mawar hitam,mengembang namun layu,mengapa hitam?dan kenapa harus hitam...?apa pantas disebut mawar ketika kita berwarna hitam,apa mawar akan hilang keindahannya jika bukan warna merah atau putih,kita punya keindahan setangkai mawar.namun, karena hanya saja keindahan mawar yg kita tampilkan sedikit berbeda,negeri ini lepas landas dari pejajahan menuju reformasi terpimpin,terus berusaha menjadi merah atau putih agar pantas disebut mawar dimasa tahun kedepan,



mereka yang ingin merubah,mereka yang ingin sejahtera,mereka yang ingin bahagia,mereka yg ingin tersenyum bersama generasi selanjutnya adalah modal luar biasa negeri sekarat.

dasar-dasar negara sudah dirancang tahun 45 lalu,bayarannya kematian untuk setiap kemerdekaan dan untuk setiap mekarnya setangkai mawar berwarna putih atau merah,



Apa yg salah dgn indonesia? Sebenarnya apa yg dilakukan indonesia setelah mengumandangkan teks proklamasi?makan kerupuk-kah? Manjat pohon hadiah yg dibungkus-kah?atau menjawab pinangan takdir untuk hidup lebih kacau?

belajarlaH!!!

yah, Belajarlah,kenyataannya memang banyak dari kita yg terpaksa miskin, namun belajarlah!!kutipan menarik Seperti dalam filem CJ7 oleh stephen chow yg berperan sbg ayah,dgn anaknya Zhou Xiao Di yg telah lama digila-gilai kemiskinan,yg jika ditanya tentang cita2pun si sang anak ini, ia akan mengatakan aku hanya ingin menjadi orang miskin.kenapa eh kenapa- ia paham-lanjutnya : Ayahku bilang,yang terpenting jika kau memiliki integritas..tidak asal bicara,...tidak berkelahi dan ....belajar keras,orang lain akan mengahargaimu walaupun kau orang miskin,HHA.. alurnya sang ayah memang selalu mengajarkan sang anak untuk mendengarkan wejangannya walaupun kita miskin,tapi kita tidak bicara sembarangan,kita tidak mencuri dan merampok barang yg bukan milik kita, kau harus rajin belajar kau harus jadi orang yg berguna.

Walau kita miskin bijaklah,jangan takut,hidup itu gampang karena kita semua punya Tuhan.yg hanya menuntut kita untuk banting otak,tulang dan hati.yah,hanya itu



Dan mawar ini Aku persembahkan pada langit agar aku tidak mabuk lagi pada adat moral kemunkaran,dan kebencian terhadap sang pemimpin.semoga terus mengembang tanpa harus layu, menjadi merah atau putih sebagaimana mestinya,

dan(lagi) waraskanlah saya yg tidak pandai mengerutu ini..



oktober hari kesembilan 2011

kalimantan tengah 50M 205941 9993972

By Agung Kumin

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar